• Terbaru
  • Populer

Ketika Harus Ikhlas Sejak Awal

8 September 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Ketika Harus Ikhlas Sejak Awal

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
8 September 2022
dalam Sejarah dan Sastra
| Waktu baca 2 menit
A A
136
VIEWS

Kita mungkin sepakat, kalau rezeki itu kuasa Allah Taala. Seberapa keras kita bekerja, belum tentu Allah memberikan yang kita inginkan. Maka, saran seorang teman, ikhlaslah sejak awal. Karena, Allah lebih tahu yang kita butuhkan.

Logika yang Bisa Kecelik

Manusia memang dianugerahi akal dan pikiran untuk menentukan jalan hidupnya. Bahkan, ada beberapa ayat Al Quran yang memerintahkan manusia untuk memaksimalkan akalnya. Sehingga dengan akal itu manusia dapat merancang sendiri jalan hidupnya. Tentu, hal ini menjadi kontradiktif pada level “kuasa Allah” dan “kuasa manusia”. Ini persoalan teologis.

ArtikelLainnya

Kenangan Singkat Bersama Ahmad Tohari

7 September 2022
141

Prostitusi: Kemiskinan ataukah Gaya Hidup?

26 Agustus 2022
146

Ada Hantu Bondong di Tempatku

25 Agustus 2022
138

Pesantren dan Selebritas Intelektual (Bagian Empat)

25 Agustus 2022
137
Tampilkan Yang Lain

Di zaman ini, semua orang hampir bertindak dan berlaku rasional. Semua pertimbangan berdasarkan pada akal. Benar dan salah. Rezeki dan bukan rezeki. Iseng. Jika tidak berhasil karena kalkulasinya salah, maka akan gampang menyalahkan orang lain dan keadaan. Lihat saja kenyataan orang ketika melihat situasi moneter dan ketersediaan minyak. Semua mengeluh. Padahal, tanpa moneter dan minyak, orang orang zaman dahulu masih bisa hidup dan bertahan.

Itu, kan, dulu? Sekarang, kan, zaman berubah?

Akal lagi yang menjawabnya. Suka membeda bedakan keadaan. Apakah sekarang hal demikian sudah tidak ada di zaman sekarang? Berapa banyak saudara saudara yang tinggal di pedalaman Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan bahkan di tengah laut yang masih tangkas mencari cari kebutuhan hidup? Mereka masih tetap bisa bertahan. Justru, kenapa orang mengeluh karena gaji rendah, tak memiliki kendaraan untuk bepergian jauh, tak bisa berlibur setiap minggu. Lalu, mengapa akal tidak mencari siasat lain untuk mengatasi problem problem itu. Kalaupun dipaksakan untuk merubah “kenyataan palsu” tetap tak bisa, karena kenyataan sebenarnya yang berbicara.,

Namun, yang jelas, sebenarnya, manusia cukup besar telah diberi ruang oleh Allah Taala untuk merancang hidupnya sendiri. Dengan demikian, harus diberi ruang pula bagi manusia di dalam membangun kesadarannya di hadapan Allah Taala: manusia memiliki titik lemah yang dimilikinya.

Jalani Hidup Semampunya

Kalau kita mengikuti hujatan hujatan yang berseliweran di media media sosial dengan kata kata yang memojokkan, maka setiap hari kita akan gampang stres, menyalahkan keadaan dan Tuhan. Semestinya, kita masih bisa bersyukur, Tuhan masih memberi banyak kesempatan untuk melakukan pekerjaan pekerjaan positif lainnya yang lebih menghasilkan.

Irit. Satu kata yang dapat diungkapkan. Irit untuk menyesuaikan keadaan. Jika pada masa lapang sering lupa dan cenderung menghambur hamburkan uang, mengapa kesempatan ini tidak dilakukan?

Logika bisa saja kecelik dalam menghitung hitung keadaan. Padahal, Tuhan sedang memberikan jalan pintasan yang dapat melapangkan. Misal, dengan harga BBM yang naik, kita bisa mengintrospeksi diri. Sebab, jika tidak dipaksa oleh keadaaan, rasa syukur dan memaksakan diri akan semakin jauh dari kesadaran. Sebelum disadarkan, lebih baik sadar sejak dini. Bukankah satu hadis menyebutkan demikian, untuk menjaga kesempatan kesempatan yang pasti akan datang. Begitu pula, kekurangan bahan pangan yang mengancam dunia, meningkatnya harga BBM, nilai tukar uang tak terkendali, semua akan menyadarkan kealpaan yang sudah dilakukan. Sebelum disadarkan oleh situasi yang lebih sulit, ada baiknya dilakukan upaya upaya preventif. Tetap tenang, terus berupaya, dan tidak lupa ibadah. Jalani hidup semampunya dan jangan memaksakan keadaan!

Kebumen, 8 September 2022.

Tag/kata kunci: ikhlas
Artikel sebelumnya

Kenangan Singkat Bersama Ahmad Tohari

Artikel berikutnya

Ketika Susastra Bicara (?)

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Tiga)

24 Agustus 2022
141

Akar Sejarah Intelektual Pesantren Disiplin keilmuan pesantren memiliki perbedaan dengan disiplin keilmuan pada umumnya. Disiplin keilmuan pesantren memiliki ciri-ciri: 1) transfomastif;...

Selanjutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Dua)

20 Agustus 2022
147

Masyarakat Turats Sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran, pesantren telah melahirkan banyak pelajar, baik melalui metode  warisan (turats) atau metode yang telah...

Selanjutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

20 Agustus 2022
170

Pendahuluan Berbicara tentang pesantren sama seperti tentang diri sendiri. Sesuatu yang sebenarnya tidak asing. Karena, pesantren hidup dan tumbuh dari kedirian...

Selanjutnya

Beberapa Penerbit Tak Bayar Royalti Penulis

20 Agustus 2022
141

Ada sebagian kelompok yang memang memiliki niatan baik untuk mengangkat harkat dan derajat penulis di Indonesia. Sehingga penulis tetap bisa eksis...

Selanjutnya

Keluarga Pak Salim

19 Agustus 2022
164

Kesederhanaan Pak Salim Akhir-akhir ini, sedang viral nama keluarga Pak Salim yang kebetulan berdomisili di kota kecil, tempat kami tinggal. Tepatnya,...

Selanjutnya

Joko Tingkir Ngombe Dawet

18 Agustus 2022
143

Mungkin, kalimat yang lebih tepat adalah “Joko Tingkir Unjukan Dawet”. Jaka Tingkir minum Dawet. Apa yang salah? Tidak ada yang salah....

Selanjutnya

Ludruk: Jenis Seni Drama Jawa Timuran

18 Agustus 2022
175

Ada yang bertanya, “Sejak kapankah kesenian ludruk mulai dikenal di Jawa Timur?” Tentu, sebagai salah satu corak kesenian, ludruk mulai dikenal...

Selanjutnya

Diri yang Mendamaikan Dunia

17 Agustus 2022
140

Tema yang diangkat adalah tentang diri. Diri dan jati adalah dua dimensi yang bisa sama, juga bisa berbeda entitasnya. Perlu kecermatan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Ketika Susastra Bicara (?)

Budaya dan Diamnya Kaum Akademisi

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply