• Terbaru
  • Populer

Kenangan Singkat Bersama Ahmad Tohari

7 September 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Kenangan Singkat Bersama Ahmad Tohari

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
7 September 2022
dalam Sejarah dan Sastra
| Waktu baca 2 menit
A A
142
VIEWS

Nyanyian Calung dari Balik Bukit Cibalak

 

Jumpa pertama pada kesederhanaan. Dari pakaian dan khas kiai ndeso. Apakah dia seorang kiai? Dia memang dari keluarga pesantren yang kini diasuh oleh adiknya. Di belakang rumahnya berdiri sebuah mushalla resik, ditambah suasana ranum suara pujian dari arah masjid pesantren di depan rumahnya yang berjarak kira kira 100 meter.

ArtikelLainnya

Ketika Harus Ikhlas Sejak Awal

8 September 2022
137

Prostitusi: Kemiskinan ataukah Gaya Hidup?

26 Agustus 2022
147

Ada Hantu Bondong di Tempatku

25 Agustus 2022
138

Pesantren dan Selebritas Intelektual (Bagian Empat)

25 Agustus 2022
137
Tampilkan Yang Lain

Setelah kencan terlebih dahulu via massenger akhirnya sore itu menjelang Maghrib, aku berjumpa dengannya.

”Apakah dia orang santri?” tanyaku pada Awang, teman yang mengantarku. Aku masih sangsi karena melihat Purwokerto adalah kota basis warga Muhammadiyah.

”Ya,” kata Awang, ”istrinya pengurus Muslimat.”

Jawaban Awang terjawab juga ketika Ahmad Tohari bercerita tentang Gus Dur hingga keraguanku pun sirna. Ia menyambutku dan Awang dengan senyuman khas penulis. Senyuman akrab seolah sudah lama berkenalan. ”Dari mana?” tanyanya. ”Mahasiswa yang melakukan penelitian atau wartawan?”

”Saya baru belajar menulis, ingin berbincang sebentar,” jawabku, sopan.

”Ah, ya.”

”Saya juga mau minta endorsement untuk novel saya,” lanjutku, seraya menyodorkan naskah yang sudah rapi terjilid.

Lelaki paruh baya itu menyambut dengan wajah serius. Kemudian, ”Saya cukup membaca lembar lembar pertama saja dari sebuah karya tulisan. Saya sudah bisa melihat baik dan buruknya tulisan itu,” ujarnya, kalem.

”Tapi, sebelumnya saya mau mendengar cerita proses kreatif Bapak ketika menulis.”

Ahmad Tohari memandang sebentar. “Saya baru saja datang dari Bogor, jadi tak bisa lama lama. Lagi pula waktu sudah sore dan hampir Maghrib.”

”Tidak mengapa, sebentar saja.”

Ahmad Tohari pun mulai bercerita panjang lebar, sementara aku menyimak dengan tekun, sambil sesekali mengajukan pertanyaan padanya. Tentang kuliahnya yang tidak rampung di jurusan kedokteran. Gaya menulis dengan bersandar pada biologi dan antropologi, serta penulisan istilah yang salah, namun tidak diralatnya.

”Intinya, menulis jangan menggurui,” katanya, mengakhiri obrolan kami.

Dan, desir angin berhembus pelan. Suara azan sayup terdengar. Kami beranjak ke mushalla setelah selesai ngobrol bersama sang maestro sastra itu untuk menunaikan salat Maghrib.

Purwokerto, 2010.

Tag/kata kunci: Ahmad Tohari
Artikel sebelumnya

Jejak Simbah Raden Nalajaya (Bagian Dua)

Artikel berikutnya

Ketika Harus Ikhlas Sejak Awal

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Tiga)

24 Agustus 2022
143

Akar Sejarah Intelektual Pesantren Disiplin keilmuan pesantren memiliki perbedaan dengan disiplin keilmuan pada umumnya. Disiplin keilmuan pesantren memiliki ciri-ciri: 1) transfomastif;...

Selanjutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Dua)

20 Agustus 2022
148

Masyarakat Turats Sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran, pesantren telah melahirkan banyak pelajar, baik melalui metode  warisan (turats) atau metode yang telah...

Selanjutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

20 Agustus 2022
185

Pendahuluan Berbicara tentang pesantren sama seperti tentang diri sendiri. Sesuatu yang sebenarnya tidak asing. Karena, pesantren hidup dan tumbuh dari kedirian...

Selanjutnya

Beberapa Penerbit Tak Bayar Royalti Penulis

20 Agustus 2022
142

Ada sebagian kelompok yang memang memiliki niatan baik untuk mengangkat harkat dan derajat penulis di Indonesia. Sehingga penulis tetap bisa eksis...

Selanjutnya

Keluarga Pak Salim

19 Agustus 2022
164

Kesederhanaan Pak Salim Akhir-akhir ini, sedang viral nama keluarga Pak Salim yang kebetulan berdomisili di kota kecil, tempat kami tinggal. Tepatnya,...

Selanjutnya

Joko Tingkir Ngombe Dawet

18 Agustus 2022
144

Mungkin, kalimat yang lebih tepat adalah “Joko Tingkir Unjukan Dawet”. Jaka Tingkir minum Dawet. Apa yang salah? Tidak ada yang salah....

Selanjutnya

Ludruk: Jenis Seni Drama Jawa Timuran

18 Agustus 2022
176

Ada yang bertanya, “Sejak kapankah kesenian ludruk mulai dikenal di Jawa Timur?” Tentu, sebagai salah satu corak kesenian, ludruk mulai dikenal...

Selanjutnya

Diri yang Mendamaikan Dunia

17 Agustus 2022
142

Tema yang diangkat adalah tentang diri. Diri dan jati adalah dua dimensi yang bisa sama, juga bisa berbeda entitasnya. Perlu kecermatan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Ketika Harus Ikhlas Sejak Awal

Ketika Susastra Bicara (?)

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply