• Terbaru
  • Populer

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (I)

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Berita Khusus

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
18 Oktober 2022
dalam Berita Khusus
| Waktu baca 2 menit
A A
154
VIEWS

Di tengah ancaman krisis ekonomi dunia saat ini, ketika hampir setiap orang kebingungan berbicara duit, Yudi Antono seolah mendapat keberkahan duren runtuh. Karena, lukisan Habib Luthfi laku dijual ratusan juta.

Pelukis otodidak yang sudah banyak melahirkan banyak karya ini merasa bukan semata anugerah saja yang diterimanya, namun karena rasa syukur dan kerendahan hati (tawadu) yang secara terus menerus dipupuk di dalam menjalani kehidupan seorang sufi.

ArtikelLainnya

Belum Ada Artikel
Tampilkan Yang Lain

Yudi Antono menyadari setiap orang memiliki kekurangan, dirinya belum sepantas ulama ulama besar yang penuh keikhlasan dalam menggapai rida Ilahi. Tapi, dengan meneladani mereka, Yudi berharap dapat meniru langkah langkah jalan sufi itu, meskipun tidak sehebat mereka dalam mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah Taala.

Pelukis realis ini mengaku: lukisan Habib Luthfi laku dijual ratusan juta karena tidak ada niatan komersial sama sekali. Tetapi, karena rasa cintanya kepada para ulama, terutama ulama sufi. Kalaupun kemudian ada muhibbin Habib Luthfi bin Yahya yang menyukai lukisannya yang berukuran 2 meter x 1,5 meter tersebut, lalu laku dengan harga ratusan juta rupiah, itu lain hal. Mungkin, dari rasa cinta itu sehingga menghasilkan keberkahan tersendiri baginya. Karena, dia yakin, lukisan itu bisa saja hidup di dalam sanubari sang muhibbin, termasuk dirinya.

Barangkali, orang awam tidak percaya kalau lukisan Habib Luthfi laku dijual ratusan juta. Selama ini, pelukis pelukis yang memiliki patokan harga sedemikian tinggi adalah yang sudah punya nama besar sekaliber Affandi, Picasso, dan lain lain. Mereka sudah melanglang buana dikenal dunia. Tapi, tidak bagi Yudi. Kehadiran Habib Luthfi bin Yahya di dalam lukisannya adalah gambaran upaya mencintai itu tidak mudah. Perjalanannya dari Situbondo, tempat lahirnya, ke Yogya, menjadi kuli di Arab Saudi, kemudian menjadi pelukis bayaran di Samarinda adalah proses mencintai yang harus dijalaninya. Karena, sangat sulit ketika bertanya : mengapa harus mencinta?

Memupuk Rasa Cinta

Tersebab, sudah terlalu banyak jalan mencintai yang ditempuh, tapi Tuhan memiliki cara sendiri untuk menemui cintaNya. Salah satunya adalah dengan mengenal orang orang yang dekat kepadaNya.

Karya lukisan ini didesain untuk Habib Luthfi bin Yahya dan Pangeran Diponegoro yang sedang menunggang kuda. Terinspirasi dari kampanye Habib Luthfi bin Yahya tentang mencintai tanah air dengan semangat patriot. Patriotisme Pangeran Diponegoro adalah cara terbaik di dalam menghadapi kezaliman dan keserakahan. Sebagaimana diketahui, Pangeran Diponegoro ditangkap oleh Belanda bukan di gelanggang perang, melainkan dengan tipu muslihat dan menghancurkan umat-pengikutnya dengan candu atau Narkoba. Pasukan Pangeran Diponegoro tidak dikalahkan dengan spirit juang, melainkan dengan melemahkan mental mereka dengan Narkoba, uang, dan kenikmatan kenikmatan tubuh lainnya. Berangkat dari spirit demikian, Yudi Antono berharap akan menjadi suri teladan generasi bangsa: kalau kekalahan lebih disebabkan oleh kenikmatan kenikmatan yang sering membuat lena. Kenikmatan kenikmatan ragawi yang menyurutkan semangat juang di dalam memerangi hawa nafsu. Dengan lukisan Habib Luthfi bin Yahya dan Pangeran Diponegoro tersebut, Yudi berharap dapat menjadi washilah (perantara) rasa cintanya kepada Allah Taala yang telah mengirimkan orang orang terkasihnya. Wallahul musta’an.

Tag/kata kunci: lukisan Habib Luthfi laku dijual ratusan juta
Artikel sebelumnya

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

Artikel berikutnya

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Belum Ada Artikel
Artikel berikutnya

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply