• Terbaru
  • Populer

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (I)

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Politik dan Hukum

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

Redaksi Ditulis oleh Redaksi
12 Oktober 2022
dalam Politik dan Hukum
| Waktu baca 2 menit
A A
137
VIEWS

Jika merunut pada latar belakang sejarah manusia di Indonesia, menimbang presiden dari kalangan santri adalah bukan suatu kemustahilan. Hal ini bukan untuk membuat polarisasi antara nasionalisme dan religiusme, melainkan suatu tuntutan sejarah

Menimbang presiden dari kalangan santri merupakan upaya mendamaikan polarisasi yang selama ini senantiasa membuat hiruk pikuk politik sehingga upaya upaya pembangunan menjadi terhambat dengan alasan perbedaan antara nasionalisme dan religiusme. Sebab, pada dasarnya, yang menjadi problem pada ranah politik praktis sebenarnya adalah sekularisme. Upaya memisahkan religiusitas dari kehidupan praktis bangsa Indonesia. Sehingga seseorang yang berdiri pada ranah nasionalisme bisa mengklaim dirinya tidak religius dan boleh tidak santun dalam praktik praktik tingkah laku dan sebaliknya seorang yang berpandangan religius dianggap “terlalu alim” untuk terjun di dunia politik yang kotor. Padahal, kotor tidaknya dunia politik tergantung pada pribadi masing masing. Bukan karena agama atau ide spasial yang disepakati oleh bangsa dalam membangun negara dan menjalankan roda pemerintahan.

ArtikelLainnya

Belum Ada Artikel
Tampilkan Yang Lain

Penyebab polarisasi masyarakat menjadi abangan, priyayi, dan santri adalah seorang sarjana Amerika bernama Cliffort Geerzt (1926-2006). dari polarisasi tersebut kemudian lahir partai partai yang mengklaim diri sebagai pihak yang mengusung ideologi agama tertentu, nasionalisme, moderatisme, dan seterusnya. Maka, tidak heran, jika ideologi ideologi polarisasi tersebut menyebabkan perpecahan pada anak bangsa.

Menimbang presiden dari kalangan santri adalah mengembalikan posisi Pancasila yang selama ini terus mengalami delusi yang tak pernah selesai. Padahal, selama 77 tahun Indonesia merdeka, Pancasila merupakan ideologi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan kata lain, Pancasila merupakan “way of life” bagi segenap bangsa Indonesia, bukan hanya dimiliki oleh sekelompok masyarakat atau rezim tertentu. Pancasila merupakan ideologi terbuka yang memiliki dasar dasar sekaligus pedoman bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila bukan merupakan “alat pemersatu” sebagaimana yang dikumandangkan pada masa lalu. Pancasila yang bisa ditinggalkan suatu waktu ketika sudah tidak diperlukan lagi dan bisa saja digunakan secara pragmatis oleh kalangan kalangan penganut liberalisme, kapitalisme, internasionalisme, maupun sekularisme.

Santri adalah masyarakat Indonesia secara keseluruhan yang memedomani segenap aktivitas kehidupan berdasarkan agama. Santri adalah warganegara Indonesia yang beragama, bukan sekelompok masyarakat yang melakukan aktivitas aktivitas di pondok pesantren masing masing. Santri memiliki corak dan warna yang beragam di kalangan masyarakat Indonesia dan dengan sebuatn macam macam, seperti kata “siak” bagi masyarakat Sumatera Barat dan Sumatera Tengah. Dengan kata lain, santri bukan monopoli pondok pondok pesantren. Santri adalah masyarakat yang melibatkan aktivitas aktivitas kehidupan dengan tatakrama, adat istiadat, sopan santun, dan berkehidupan yang jauh dari harmoni dan perbuatan perbuatan yang merusak.

Tag/kata kunci: menimbang presiden dari kalangan santri
Artikel sebelumnya

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

Artikel berikutnya

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

Redaksi

Redaksi

Artikel Lainnya

Belum Ada Artikel
Artikel berikutnya

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply