• Terbaru
  • Populer

Usai Lepas Status Lajang, Gus Kamid Bakal Mendedah Tafsir

2 Juni 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Nasional

Usai Lepas Status Lajang, Gus Kamid Bakal Mendedah Tafsir

Redaksi Ditulis oleh Redaksi
2 Juni 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
254
VIEWS

Ngawi-Net26.id Sebelum melangkah ke dalam wilayah tafsir, Gus Kamid (KH Hamid Khoirul Hidayat, pengasuh Pondok Pesantren Miftachul Ulum, Pelang Lor, Ngawi) sudah lama berancang-ancang mempelajari sejarah dan tafsir. Tidak tanggung-tanggung, ia sudah menyeriusi kitab tafsir Mafatih Al Ghaib atau Al Tafsir Al Kabir li Al Quran Al Karim karya Fakhruddin Al Razi (1150-1210 Masehi). Ulama kenamaan asal Persia setelah era Imam Al Ghazali (wafat 1111 Masehi). Adapun kitab tafsir yang dikenal dengan nama “Tafsir Al Razi” tersebut sedang menjadi tren perbincangan karena sedang dikaji oleh Buya Said (KH Said Aqil Siroj). Dan, secara khusus, Gus Kamid sedang mengambil jeda waktu untuk ngaji sorogan kepada Buya Said secara langsung.

Menjatuhkan Pilihan

ArtikelLainnya

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

13 September 2022
147

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
144

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
141

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
162
Tampilkan Yang Lain

“Menjadi ahli tafsir tentu tidak mudah, ya?” katanya kepada Net26.id beberapa waktu lalu. “Butuh ketelatenan dan kesungguhan. Apalagi sekaliber Mafatih. Secara normatif, syarat-syarat untuk menjadi mufassir sudah disebutkan dalam beberapa kitab atau buku pengantar tafsir. Tapi, secara spesifik, menurut saya, seorang mufassir harus memiliki kecenderung dan disiplin ilmu-ilmu tertentu. Ada satu bidang ilmu khusus yang ditekuni. Misal, Dr Moh Syahrur yang memiliki latar belakang teknokrat atau insinyur. Tafsir ayat Al Qurannya merepresentasikan teknologi ke dalam teorinya. Untuk sekarang, dibutuhkan spesialis yang bisa menafsirkan ayat-ayat Al Quran dengan ilmunya. Sehingga tidak salah baca.”

Gus Kamid merasa sedih, karena tafsir-tafsir Al Quran yang hadir belakangan sering tidak memuaskan. Hampir semua berangkat ke arah ramalan terhadap realitas yang mengambang, padahal Al Quran tidak semata berbicara demikian. “Coba lihat tulisan-tulisan dan video-video yang beredar tentang ramalan akhir zaman! Meskipun kita tidak mengingkari akhir zaman itu akan tiba, tapi tidak perlu dihadirkan secara sembarangan. Sembarangan yang saya maksud tentu sesuai dengan disiplin ilmu-ilmu positif. Misal, jika memang bumi ini sudah tua, secara ilmu berapa tahun usia ketuaan bumi bisa hancur? Sehingga kita tak bisa berandai-andai. Minimal mendekatilah walau tidak mutlak,” ungkap Gus Kamid, setengah emosi.

Sebagai pecinta Al Quran, Gus Kamid merasa senang ketika Buya Said sudi membabar dan mendedah (menyingkap) tafsir Mafatih Al Ghaib. Ia memandang langka untuk zaman sekarang, karena Fakhruddin Al Razi memiliki latar belakang fisikawan. “Harus belajar ilmu fisika dulu,” tukas Gus Kamid.

“Untuk sekarang kita tidak bisa berandai-andai dalam ramalan-ramalan yang tidak jelas. Zaman teknologi saat ini dibutuhkan sebuah tafsir positivistik. Dan, Buya Said, saya pandang mampu mendedahnya dengan baik. Saya ingin berguru kepada Beliau,” lanjut Gus Kamid.

Pilihan yang Tepat

Gus Kamid dikenal memiliki insting yang kuat. Pilihan hatinya tidak saja terpaut pada disiplin ilmu yang sedang ditekuninya. Dengan berbekal sejarah bersama Gus Muwafiq, ia berharap tulisannya akan berbicara tuntas mengenai sebuah kitab tafsir.

Ketika disinggung tentang gadis yang bersembunyi di balik senyumannya, Gus Kamid tertawa lebar. “Sudah sampai, kan, undangannya?” katanya, meyakinkan. “Ya, itu pilihan yang tepat.”

Dalam obrolan panjang itu, Gus Kamid menegaskan tentang kesungguhannya. “Saya akan maksimal belajar menulis kitab tafsir. Mumpung ada waktu untuk berguru kepada Buya Said dalam beberapa waktu. Karena, saya sadar Buya sangat sibuk,” tukasnya. “Kita tidak bisa berbicara tentang ramalan-ramalan akhir zaman secara serampangan. Harus didukung oleh ilmu pengetahuan yang memadai. Bukan sebaran hoax hanya untuk menakut-nakuti masyarakat.”

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Gus Kamid: Sosok Sintesis Gus Baha dan Gus Muwafiq

Artikel berikutnya

Datangi Buya Said, Gus Nu’man Sampaikan Pesan Mbah Hasyim

Redaksi

Redaksi

Artikel Lainnya

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
162

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan...

Selanjutnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
137

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
135

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Datangi Buya Said, Gus Nu'man Sampaikan Pesan Mbah Hasyim

Gus Kamid: Sudah Layak Diterbitkan UU Antipembodohan Umat

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply