• Terbaru
  • Populer

Gus Kamid: Sudah Layak Diterbitkan UU Antipembodohan Umat

4 Juni 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Nasional

Gus Kamid: Sudah Layak Diterbitkan UU Antipembodohan Umat

Redaksi Ditulis oleh Redaksi
4 Juni 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
170
VIEWS

Ngawi-Net26.id Maraknya video-video ceramah bertemakan sesat, bid’ah, khilafah, dan takfiri (pengkafiran) sudah sangat meresahkan masyarakat. Hal ini menimbulkan beberapa ekses negatif. Pertama, terjadi perang dalil antar tokoh agama di daerah. Kedua, penolakan masyarakat terhadap dai-dai tertentu yang tak sepaham. Ketiga, memperuncing perbedaan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa. “Hal ini sudah patut menjadi perhatian pemerintah,” ujar Gus Kamid (KH Hamid Khoirul Hidayat), pengasuh Pondok Pesantren Miftachul Ulum, Pelang Lor, Kabupaten Ngawi. “Bukan saja telah meresahkan masyarakat, tapi memicu ketidakharmonisan antarumat yang berujung pada pembodohan.”

Mengutip Pembukaan UUD 1945 pada alinea keempat yang berbunyi; “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.” Masyarakat perlu mendapatkan perlindungan agar tidak dibodohi oleh isu-isu yang dapat mengusik ketentraman dalam menjalankan tradisi beragama.

ArtikelLainnya

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

13 September 2022
147

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
144

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
141

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
162
Tampilkan Yang Lain

Kiai Muda yang tengah menekuni kitab Tafsir Agung Mafatih Al Ghaib (التفسير الكبير أو مفاتيح الغيب) karya Imam Fakhruddin Al Razi (1150-1210 Masehi) itu menilai, “Sudah saatnya umat diajak berpikir cerdas dalam menatap realitas. Bukan melakukan kemunduran dan pembodohan. Ada beberapa dai dengan isu dan tema yang menyerang kelompok masyarakat lain dengan melakukan propaganda-propaganda via media-media sosial.”

Keprihatinan tersebut tentu melihat tema-tema yang tidak beranjak dari wacana-wacana masa lalu. “Umat Islam sudah cerdas. Mereka paham apa itu kata sesat, bid’ah, khilafah, atau kekafiran. Mereka sudah mendapat penerangan dari parakiai dan ulama. Tuduhan-tuduhan sesat dan kafir itu pembodohan,” tegas Gus Kamid.

“Sudah saatnya umat diajak berpikir untuk memajukan teknologi agar tidak ketinggalan. Meningkatkan kecerdasan dalam bermedia sosial. Meningkatkan etika dan akhlak yang kian merosot. Sudah saatnya umat berlomba dalam kebaikan, bukan tuduhan-tuduhan penyesatan,” lanjut Gus Kamid yang dikenal dekat dengan Gus Muwafiq, serta mengagumi kealiman Gus Baha itu.

“Sepertinya, parapakar hukum perlu mempertimbangkan untuk mengusulkan pada pemerintah agar menerbitkan Undang Undang Antipembodohan Umat. Kita sudah banyak melakukan diskusi-diskusi dan dialog-dialog, terutama di pesantren-pesantren. Jangan sampai umat terus dibodohi” tukasnya.

“Terus terang, sejarah bid’ah itu sudah selesai. Itu isu propaganda untuk memecah belah umat. Sudah sejak zaman kolonial, isu tersebut terus dihembuskan. Seharusnya sudah tidak layak pakai.

Indikasi pengusiran dai-dai penyebar pembodohan umat tersebut di berbagai daerah patut direspon. Bila perlu ditindak tegas. Media-media pembodohan mereka perlu diturunkan, di-take down, agar tidak menyebarkan virus-virus membodohi umat,” pungkas Gus Kamid di kediamannya, Sabtu, 4/5/2022. Gus Kamid pun berharap agar tumbuh budaya-budaya positif yang dapat memajukan bangsa, terutama mempererat tali persatuan.

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Datangi Buya Said, Gus Nu’man Sampaikan Pesan Mbah Hasyim

Artikel berikutnya

Gus Kamid: Mengenal Tokoh-tokoh Peradaban Abad Ini

Redaksi

Redaksi

Artikel Lainnya

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
162

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan...

Selanjutnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
137

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
135

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Gus Kamid: Mengenal Tokoh-tokoh Peradaban Abad Ini

Buya Said: Ahlussunah wal Jama'ah sebagai Realitas

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply