• Terbaru
  • Populer

KH Mustofa Acep: Putin dan Reinkarnasi Sejarah

20 Mei 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Nasional

KH Mustofa Acep: Putin dan Reinkarnasi Sejarah

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
20 Mei 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
281
VIEWS

Parasejarawan sering berkata, jika sejarah dapat terulang. Kemudian, mereka menyebut teori sirkel sejarah yang berputar seperti sebuah roda pedati. Bagi KH Mustofa Acep, ajengan Bekasi, kemunculan Vladimir Putin yang telah menarik perhatian dan membuat gelisah dunia itu bukan sesuatu yang aneh.

KH Mustofa Acep, ahli tafsir yang kini menjadi bagian penting dari tim peneliti di Lajnah Pentashih Al Quran, beranggapan: hal tersebut tidak bisa serta merta dikaitkan dengan ayat 1 sampai 5 surat Al Rum dalam Al Quran. Ada kekeliruan tafsir. Putin bukan dalam konteks yang disebutkan di dalam Al Quran.

ArtikelLainnya

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

13 September 2022
147

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
144

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
141

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
162
Tampilkan Yang Lain

Banyak penulisan tafsir dan sejarah yang keliru, dan kekeliruan itu terus berlangsung. Berangkat alias musalsal. Ada banyak fakta-fakta yang ditulis pada zamannya dari sebuah teks kuno misalnya, tapi tidak sedikit yang berbeda pada fakta-fakta hidup yang juga ada. Ini yang dimaksud dengan kekeliruan penulisan. Bahasa Al Quran itu sangat simpel, tidak detil. Untuk sebuah epos misalnya lagi, bahasa Al Quran tidak serumit seperti yang ada di kitab-kitab purana umat Hindu. Begitu pula, pada Tanakh (kitab umat Yahudi) dan Injil (kitab umat Kristiani). Antara Purana dan Tanakh itu ada segi-segi kemiripan gaya penulisan. Begitu pula Injil. Sama ditulis oleh mufasir-mufasir umat Islam yang menulis kitab berjilid-jilid. Sementara Al Quran hanya 30 juz dan ayat-ayatnya bisa dibilang 6000 ayat lebih.

Menurut KH Mustofa Acep, alumni MQ Tebuireng ini, tafsir dan sejarah itu biarlah berjalan sendiri-sendiri. Tidak bisa diakomodasikan ke dalam satu topik penafsiran. Antara kitab suci dan kitab-kitab tafsir biarlah berjalan sendiri-sendiri. Adapun sekarang antara kitab suci dan tafsir itu sering tumplek blek. Nyaris tidak bisa dibedakan, yang mana ujaran kitab suci dan yang mana ujaran tafsir.

Untuk kasus Putin, biarlah Putin berbicara atas nama sejarahnya sendiri. Adapun keterlibatan umat Islam atau Islam itu sendiri memiliki independensi sejarahnya sendiri. Tidak bisa kemudian umat Islam memberi penafsiran kalau Putin merupakan tanda-tanda kemenangan umat Islam. Tidak bisa begitu. Umat Islam tidak bisa digiring kepada alam mimpi tanda-tanda akhir zaman. Akhir zaman itu sudah berlangsung dan berjalan aktif sejak masa Rasulullah Saw 1443 tahun yang lalu. Dan, sebagai bagian dari sejarah, umat Islam seharusnya tinggal menjalani. Jika tidak?

Tafsir-tafsir akan berbicara ini dan itu. Dari manakah sumbernya? Bisa dari sumber-sumber referensi yang lain, di luar konteks umat Islam sendiri. Bisa pula dari kitab-kitab suci umat agama lain. Nah, hal ini akhirnya menimbulkan tumpang tindih. Ayat-ayat suci Al Quran ditafsirkan dengan ayat-ayat atau sumber-sumber referensi dari Injil, Tanakh, atau Purana umat Hindu. Cukup subtil. Oleh karena itu, biarlah sejarah berjalan dengan sendirinya. Tidak perlu ada intervensi Al Quran. Tegasnya, umat Islam jangan dibuai-buai oleh mimpi-mimpi tafsir.

Kan konkrit, di dalam Al Quran itu tidak ada ayat secara letterleijke menyebutkan kekristenan misalnya? Di dalam Al Quran disebutkan tentang kaum Nasrani, bukan Kristen. Jangan dikait-kaitkan antara Kristen dan Nasrani. Tidak nyambung! Nah, tugas sejarah untuk menjelaskan, bukan tugas tafsir.

Cirebon, 20 Mei 2022.

Editor: Bagus Dilla
Tag/kata kunci: MQ TebuirengTafsir
Artikel sebelumnya

Buya Said dan KH Amin Abdul Hamid Kenang Didi Kempot

Artikel berikutnya

Regenerasi Itu Bernama Gus Dur dari Tebuireng

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
162

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan...

Selanjutnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
137

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
135

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Regenerasi Itu Bernama Gus Dur dari Tebuireng

Antara Saddam Hussein, Gus Dur, dan Buya Said

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply