• Terbaru
  • Populer

Buya Syafi’i Ma’arif Banjir Ucapan Belasungkawa dari Warga NU

30 Mei 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Nasional

Buya Syafi’i Ma’arif Banjir Ucapan Belasungkawa dari Warga NU

Redaksi Ditulis oleh Redaksi
30 Mei 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
343
VIEWS

Jakarta-Net26.id Sosok guru bangsa Indonesia, Allah yarham, Prof. Dr. KH Ahmad Syafi’i Ma’arif atau sering disapa Buya Syafi’i itu, sangat membekas di hati warga Nahdliyyin, sebutan untuk warga kultural NU. Buya Syafi’i adalah sosok sejarawan yang benar-benar mengerti sejarah. Ia pernah mengatakan, “Muhammadiyah memang lebih dahulu lahir tahunnya, tapi NU lebih tua.” Hal ini menyatakan: Buya Syafi’i sangat menghargai tradisi dan budaya Indonesia.

Yenny Wahid, puteri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menulis di Fanpage-nya, Jumat, 27/5/2022;

ArtikelLainnya

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

13 September 2022
147

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
144

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
141

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
162
Tampilkan Yang Lain

“Buya Syafei dan Gus Dur adalah 2 tokoh yang berjasa mendekatkan hubungan antara Muhamadiyah dan NU, yang sempat kurang harmonis karena perbedaan posisi politik maupun persoalan amaliyah keagamaan.”

Namun, humanisme yang sama-sama menjadi visi Buya Syafi’i dan Gus Dur adalah yang merekatkan keduanya. “Persamaan visi kebangsaan, serta kerapnya pertemuan diantara mereka berdua, membuat hubungan antara kedua lembaga menjadi mesra.”

Antara Buya Syafi’i dan Gus Dur sama-sama memahami latar belakang sejarah perbedaan yang dilahirkan oleh kaum orientalis Belanda yang menduduki Nusantara. Tujuan orientalis Belanda tersebut membuat dikotomi-dikotomi ilmiah yang berdampak pada level sosial. Ujungnya adalah konflik.

Menurut Yenny Wahid, “Baik Gus Dur maupun Buya Syafei lebih setuju dengan Islam sebagai inspirasi kehidupan umat dan masyarakat, dan tidak perlu diformalkan sebagai hukum negara, karena bisa terjadi diskriminasi terhadap warga negara Non Muslim.

Buya Syafei mengaku sering rindu Gus Dur, apalagi ketika beliau merasa kesepian dalam berjuang menegakkan toleransi di Indonesia.”

Tokoh NU lainnya adalah Buya Husein Muhammad. Tokoh gender dari kalangan pesantren ini mengenang saat-saat ia melempar kritik terhadap buku Buya Syafi’i yang diterima dengan lapang dada dan terbuka. Di saat yang lain, Buya Syafi’i sudah merevisi bukunya atas kritikan Buya Husein Muhammad tersebut.

“Alhamdulillah. Inilah kritik yang aku sampaikan kepada Buya. Dan luar biasa, Buya merespon dengan seluruh kejujurannya dan ketulusannya yang disusulkan dalam buku beliau. Ini sungguh mengharu biru. Teman saya Nurul Huda SA, mengirim copy annya. Terima kasih Huda,” ungkap Buya Husein Muhammad dalam Facebook-nya, Minggu, 29/5/2022.

Memang, sejak Buya Syafi’i Ma’arif wafat pada hari Jumat, 27/5/2022, tampak banjir ribuan ucapan belasungkawa dari warga Nahdliyyin yang turut merasa kehilangan sosok pemersatu bangsa itu di laman Facebook masing-masing.
Rizal, Senin, 30/5/2022, salah seorang santri dari Jawa Timur, menulis;

“Walaupun saya orang NU (ya walau cuma ngaku²), selain muassis NU dan beberapa tokoh NU yang menjadi tokoh idola saya juga punya dua tokoh idola dari kalangan Muhammadiyah.

Yaitu KH Agus Salim dan Buya Syafi’i Maarif. Beruntungnya kita dapat membaca “manaqib” beliau almarhum langsung dari orang² terdekatnya lewat tulisan tentangnya di sosial media dan jejak digital penuh kesederhanaan, kebersahajaan, dan kewibawaan yang terpancar dari sifatnya yang penuh welas asih, bijak, dan tulus merasai kemanusiaan.

Walau (katanya) warga Muhammadiyah gk tahlilan (dengar² ada yang tahlilan juga), kami secara individual sudah sejak tgl 27 Mei 2022 kmren terus membacakan tahlil utk beliau hingga tujuh hari ke depan.”

Semoga saja semua ungkapan tersebut tulus adanya dan dapat mengantarkan Buya Syafi’i bertemu dengan Rabb Al Alamin di haribaanNya.

Cirebon, 30 Mei 2022.

Editor: Bagus Dilla
Tag/kata kunci: Buya Syafi'i Ma'arif
Artikel sebelumnya

Anggun C Sasmi: Masa Kejayaan Industri Musik dalam Negeri

Artikel berikutnya

Gus Kamid: Sosok Sintesis Gus Baha dan Gus Muwafiq

Redaksi

Redaksi

Artikel Lainnya

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
162

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan...

Selanjutnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
137

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
135

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Gus Kamid: Sosok Sintesis Gus Baha dan Gus Muwafiq

Usai Lepas Status Lajang, Gus Kamid Bakal Mendedah Tafsir

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply