• Terbaru
  • Populer

Berita dengan Citarasa Story Telling, Tren Jurnalis Saat Ini?

6 Juli 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Nasional

Berita dengan Citarasa Story Telling, Tren Jurnalis Saat Ini?

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
6 Juli 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
158
VIEWS

Pada saat Koran Tempo mulai terbit, pengamat dan masyarakat menilai susastra dapat mewarnai dunia jurnalistik. Tentu, hal ini membawa asumsi, mungkinkah bahasa susastra yang simbolik dapat menghadirkan fakta?

Perdebatan Fiksi dan Fakta

ArtikelLainnya

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

13 September 2022
147

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
144

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
141

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
162
Tampilkan Yang Lain

Tidak ada salahnya jika sebuah berita yang merekam peristiwa disajikan dalam bentuk naratif. Dan, memang, untuk menjelaskan atau menghidupkan sebuah fakta dibutuhkan sebuah narasi. Hal sudah termuat dalam rumus jurnalistik 5W1H. Setelah didapatkan subjek pelaku peristiwa (who), tema apa yang disajikan (what), kapan peristiwa itu berlangsung (when), di mana peristiwa itu berlangsung (where), serta mengapa peristiwa itu terjadi (why), maka analisis tajam dibutuhkan untuk sebuah konklusi yang baik. Bagaimana peristiwa itu terjadi dan bagaimana kelanjutan atau akhir peristiwanya (how).

Yang membedakan, sebuah berita disajikan dengan susastra atau tidak tergantung pada penggunaan bahasa. Sejauh manakah bahasa simbolik memperlakukan kata-fakta untuk sebuah peristiwa kejadian? Jika bahasa simbolik tersebut dapat mengaburkan sebuah fakta, maka hal demikian tentu akan menjauhkan peristiwa dari fakta. Bahasa simbolik dapat digunakan dalam penafsiran-penafsiran yang kabur. Padahal, yang dibutuhkan oleh peristiwa adalah sebuah fakta. Sementara jurnalis pada dasarnya adalah pencari fakta dari sebuah peristiwa.

Pada Prinsipnya 5W1H

Meningkatkan mutu bahasa bukan perkara gampang. Susastra sementara dipercaya sebagai penyaji mutu dari aspek bahasa ini. Dan, beberapa media, baik cetak maupun elektronik, menyajikan opini-opini di luar sudut pandang atau memang berada di luar perkara atau peristiwa yang terjadi. Meskipun, tak jarang memiliki korelasi. Misal, sebuah wacana yang disajikan sebagai opini dalam menanggapi sebuah peristiwa kejadian yang memerlukan perangkat-perangkat tafsir peristiwa.

Peristiwa berlangsung “viral” dan sedang terjadi adalah kasus lembaga donor ACT dan pesantren di Jombang. Secara kebetulan, keduanya sama-sama mengusung identitas agama, yang satu lembaga keuangan dan yang satu lembaga pendidikan.

Dialog yang terjadi di sebuah televisi swasta menghadirkan dua orang narasumber. Pertama, seorang ustadz yang mencoba lari dari fakta dengan mengaitkan situasi sosial politik, sementara seorang lagi adalah aktivis terorisme yang coba menarik kepada fakta-fakta yang dimiliki oleh institusi negara.

Peristiwa kedua yang terjadi di Jombang juga melibatkan institusi negara, polisi dan kejaksaan. Yang jelas-jelas, menarik fakta ke dalam peristiwa. Soal salah benar, wallahu a’lam.

Artinya, dari dua peristiwa viral tersebut masih ada ruang narasi lain di luar peristiwa yang sedang berlangsung. Bedanya, dalam peristiwa ACT, sang ustadz coba menarik kepada grand desain peristiwa yang masih meraba-raba. Sementara peristiwa di Jombang juga coba ditarik pada grand desain peristiwa yang melibatkan pihak di luar wewenang peristiwa.

Dengan demikian, story telling merupakan salah satu langkah di dalam membidik sebuah peristiwa. Jurnalisme akan jauh lebih berkembang jika dapat menyajikan narasi dari sebuah peristiwa dengan cara yang lebih lengkap. Dengan kata lain, 5W1H akan dapat disajikan dengan fakta-fakta baru dari satu sudut baca yang berbeda.

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Presiden Jokowi: Rusia dan Persaudaraan Nusantara

Artikel berikutnya

Buya Uki Dukung Pembatalan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
162

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan...

Selanjutnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
137

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
135

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Buya Uki Dukung Pembatalan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah

Buya Said Aqil Siroj, The Next Little Soekarno?

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply