Ilmu tidak ada gunanya tanpa hikmah, tanpa wisdom karena puncak perjalanan keilmuan dalah kebingungan dan kebuntuan, Tapi, puncak perjalanan intuisi, spiritual adalah kearifan dan kebijakan.
-KH Said Aqil Siroj-
Pesantren Salaf atau Salafiyah (bukan Salafi) adalah pesantren pesantren yang masih mempertahankan sistem pendidikan Salaf. Apa sistem Salaf itu?
Salaf atau Salafiyah adalah istilah yang disematkan kepada pesantren pesantren yang merujuk kepada masa keemasan Islam, dari masa Rasulullah saw hingga 200 tahun setelahnya. Pada masa 200 tahun tersebut, umat Islam maju dari segi ilmu dan pengetahuan sehingga melahirkan ulama ulama yang giat belajar dan menulis. Ulama ulama tersebut melahirkan berbagai macam cabang ilmu pengetahuan. Tidak saja di bidang susastra yang dikenal ilmu ilmu Bayani, melainkan juga ilmu ilmu yang bersifat eksploratif dan demonstratif yang dikenal dengan sebutan ilmu ilmu Burhani. Ilmu ilmu Burhani ini mengadopsi ilmu ilmu pengetahuan yang datang dari Yunani, karena Peradaban Yunani yang mulai redup. Tidak hanya sebatas itu, umat Islam juga bergiat kepada kedalaman ruhani sehingga mampu membangkitkan intuisi untuk menajamkan spiritual. Ilmu ilmu terakhir ini dikenal dengan istilah ilmu ilmu Irfani. Filosof muslim Maroko, Mohammed Abed Al Jabiri (1952-2010), menyebutkan kalau dasar dasar ilmu Irfani berasal dari dunia Timur. Bisa dari Persia, India, bahkan China.



























