• Terbaru
  • Populer

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

13 September 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Nasional

Nusantara dalam Sebuah Imajinasi

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
13 September 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
147
VIEWS

Persatuan dan kesatuan dalam keragaman adalah cita-cita leluhur. Untuk mewujudkannya diperlukan suatu gerak pemahaman yang mendalam atas dasar sejarah budaya bangsa. Sejak masa-masa lalu yang panjang.

Disadari, memang, ada masa-masa gelap yang pernah menutupi panggung sejarah, bahkan banjir darah yang mengorbankan anak-anak Pertiwi. Namun, keadaan sebenar demikian yang mengharuskan. Sudah diantisipasi sedemikian rupa, namun kehendak tak dapat dielakkan. Peristiwa-peristiwa kelam itu dapat tercatat dengan baik dalam ingatan dengan jumlah korban yang tak terhitung. Dengan atas nama apapun, peristiwa demi peristiwa telah terjadi.

ArtikelLainnya

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
146

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
141

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
162

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
162
Tampilkan Yang Lain

Kekuatan dan kebesaran Nusantara didukung penuh oleh materi. Materi alam maupun cerita. Dua kekuatan yang menyebabkan selalu dilemahkan. Sumberdaya dikuras, narasi selalu dibelokkan. Sehingga kekuatan sebenar yang dimiliki oleh imaginasi menjadi tergerus oleh kekuatan-kekuatan untuk mengalahkan. Dan, sejarah budaya pun dibalik.

Jika dahulu Nusantara tidak mengenal perbudakan, bahkan dalam epicentrum kekinian justeru menjadi eksploitasi yang mengidola. Maka, menjual tenaga kerja menjadi keinginan bangsa yang dahulu pernah berjaya. Terpuruk ke dalam eksploitasi industri rumah tangga di negeri asing.

Benar kata Sigmund Freud (1856 – 1939), mimpi adalah alam di bawah sadar. Sebuah kesadaran irrasional yang mengendap di dalam setiap ingatan-ingatan manusia. Kesadaran yang hadir di dalam ketaksadaran, ketika sedang bermimpi. Dengan kata lain, tingkah laku manusia sebagian besar ditentukan oleh motif-motif tak sadar.

Ada banyak model kesadaran ini muncul ke permukaan, berupa: mitologi, impian, igauan, atau bahkan imaginasi. Kesadaran yang dianggap mustahil, khayalan, atau kebohongan-kebohongan. Sehingga alienasi bagi yang percaya kepada hal-hal ini dicap sebagai irrasional di luar akal sehat (common sense).

Demikian, Nusantara hanya seperti mimpi, imaginasi, khayalan, bahkan suatu kemustahilan dan kebohongan belaka, karena secara legalformal tidak pernah ada. Bahkan, sejak masa kerajaan. Nusantara hanya imaginasi yang tak pernah ada. Maka, tidak salah, jika kemudian kata Nusantara dinilai subversif oleh Belanda. Hempasan gelombang riuh rendah kecamuk yang hingga kini masih dirasakan tidak terlepas dari pandangan ini. Isu-isu ideologi dan agama yang marak dan menggoncangkan jagad pemahaman dunia Indonesia muncul, karena kekokohan pandangan tentang Nusantara itu sendiri masih lemah, baik secara faktual maupun historikal. Untuk tidak mengatakan, jika kata Nusantara hanya igauan dan mimpi Mahapatih Gajahmada.

Namun, itulah kenyataan. Badai yang menerpa kenusantaraan akan terus menjadi night mare, mimpi buruk. Terkhusus, bagi bangsa Indonesia yang selalu memimpikan kejayaan masa silamnya. Walhasil, perlu kerja keras untuk menjadikan irrasional menjadi rasional. Menjadikan Nusantara benar dan nyata di dalam kehidupan segenap bangsa Indonesia. Dengan cara apa? Mungkin dengan mengeksplorasi mimpi-mimpi itu menjadi nyata.

Trenggalek, 27 April 2017.

Tag/kata kunci: imajinasinusantara
Artikel sebelumnya

Revitalisasi Pesantren Pesantren Tradisional

Artikel berikutnya

Seandainya Santri Salafiyah Menjadi Arsitektur

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
153

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
139

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
138

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
133

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya

Buya Said Aqil Siroj, The Next Little Soekarno?

14 Juli 2022
168

Putra Sang Fajar itu telah memberi kharisma besar bagi suku-bangsa Indonesia di tengah-tengah kancah dunia. Ia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Seandainya Santri Salafiyah Menjadi Arsitektur

Pesantren Sebaiknya Menjaga Independensinya

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply