• Terbaru
  • Populer

Modus Tiket Bodong di Terminal Pantura

16 Agustus 2022
https://www.wallstreetmojo.com/welfare-state/

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022

Benteng Alam, Rumah Perlindungan Raja Raja Nusantara

12 November 2022

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

31 Oktober 2022

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022

Menimbang Presiden dari Kalangan Santri

12 Oktober 2022

Anak Pesisir yang Menjadi Ahli Tafsir

9 Oktober 2022

30 September Malam

1 Oktober 2022

Rajapandita dan Perspektif Sejarah Nusantara

1 Oktober 2022

2024 of The Series: Jangan Kau Mengeluh

30 September 2022
Foto Koleksi Galeri MQ Tebuireng

Memahami Al Kitab, Memanusiakan Al Quran

22 September 2022

NU, Muhammadiyah, dan Restorasi Meiji (II)

19 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jateng | Net26.id
Beranda Daerah

Modus Tiket Bodong di Terminal Pantura

Jatim Net26 Ditulis oleh Jatim Net26
16 Agustus 2022
dalam Daerah
| Waktu baca 2 menit
A A
142
VIEWS

Kawasan paling tidak nyaman jika Anda bepergian dengan menggunakan kendaraan bis, akan Anda temukan di sepanjang Semarang Cirebon. Anda masih akan menjumpai peristiwa “sisa sisa kolonial” yang akan membuat Anda jengkel setengah mati.

Praktik praktik dengan modus seorang calo yang menawarkan kursi bis kosong ini hanya dapat dijumpai di terminal terminal sepanjang Semarang Cirebon. Karena, terminal terminal pada umumnya sudah mulai tertib alias bebas calo, terutama ketika pemesanan tiket sudah via online belakangan ini.

ArtikelLainnya

Belum Ada Artikel
Tampilkan Yang Lain

Risiko rawan ini memang belum bisa diberantas. Masih banyak calon penumpang yang menjadi korban. Modus biasanya dilakukan dengan berkelompok. Salah satu diantaranya mengejar dan menggiring calon penumpang dengan sibuk menanyakan arah tujuan. Padahal, setiap calon penumpang dapat melihat papan penunjuk arah serta bertanya kepada petugas resmi terminal.

Kisah ini pernah dialami oleh Anton, sebut saja namanya demikian. Anton hendak pergi ke Pemalang. Dia sudah tahu lokasi, tempat mendapatkan bis. Ia tergesa gesa berjalan sehingga memancing hasrat beberapa calo yang ingin menguasainya. Seorang di antara calo itu terus menguntit dan terus mencerca pertanyaan arah tujuan. Sebuah bis tujuan Cirebon Semarang berhenti, menunggu penumpang yang terlambat. Anton terus bergegas. Tiba di depan pintu bis, seorang calo lainnya sudah berdiri menghadang. Menghalangi langkah Anton. Calo pertama terus mencerca arah tujuan seraya mengambil tiket kosong dari sakunya. Tiket itu ditulis olehnya dengan nominal di luar kewajaran. Anton tak bisa mengelak karena harus bergegas. Sementara pintu bis belum dibuka. Kernet tampak berdiri tak mampu membela atau mempersilakan. Kesalahan Anton adalah tidak mau surut ke belakang dan menghindar, tapi dia kepepet memang harus segera berangkat. Terpaksa, iapun mengeluarkan uang dari sakunya untuk membayar tiket kosong kepada sang calo dengan ikhlas. Setelah dibayar, calo kedua baru mempersilakan kepada kernet untuk membukakan pintu. Ketika bis sudah berjalan dan kernet mulai menarik ongkos tiket, jangan berharap uang yang telah dikeluarkan sebelum naik bis itu bakal kembali. Karena, sang kernet tidak mau ambil pusing berurusan dengan kawanan calo terminal tersebut. Dia tetap menagih ongkos untuk disetorkan kepada perusahaan. Dengan jengkel, Anton harus merogoh ongkos dobel. Pertama kepada kawanan calo dan, kedua, kepada kernet bis.

Fenomena yang dialami oleh Anton ini masih ada di Pantura, terutama jurusan Semarang Cirebon.

Anton bercerita, modus yang sama pernah terjadi pada sahabatnya yang berangkat dari Semarang. Seorang calo menunjuk sebuah bis mewah yang ditawarkannya. Namun, kecele, ternyata sang calo telah bekerjasama dengan pihak bis yang memang tidak mau ambil pusing. Ia dinaikkan pada sebuah bis yang tak layak pakai dan diturunkan di rumah makan di Gringsing sebelum akhirnya berganti bis yang lebih baik.

Layanan bis Semarang Cirebon memang belum sebaik pada daerah daerah lain yang bisa membuat nyaman perjalanan antarkota.

Tag/kata kunci: Terminal
Artikel sebelumnya

Luncurkan Buku, Bunga Setaman Siap Bersinergi

Artikel berikutnya

Refleksi 17 Agustus 2022: Mencintai Edususastra di Indonesia

Jatim Net26

Jatim Net26

Artikel Lainnya

Belum Ada Artikel
Artikel berikutnya

Refleksi 17 Agustus 2022: Mencintai Edususastra di Indonesia

Film nan Senyap di Tengah Keramaian

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jateng | Net26.id

Jateng | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply