Jombang-jatim.net26.id Menjadikan Al Quran sebagai basis dasar intelektual dan spiritual menurut beberapa penelitian psikologi cukup menggembirakan. Kemampuan otak manusia yang jarang digunakan justeru akan memperlemah fungsi motoriknya. Maka, otak yang sering digunakan pada dasarnya akan meningkatkan daya ingat, analisis, intuisi, dan ketajamannya. Ibarat pisau, kalau jarang diasah maka akan cepat tumpul. Begitu pula dengan otak, semakin sering difungsikan secara benar hasilnya juga akan maksimal. Bisa jadi, kecerdasan itu dapat diciptakan, di-upgrade, jika terus diasah.
Lalu, bagaimana meningkatkan kecerdasan itu? Penelitian terakhir sudah mendapatkan kalau kecerdasan emosional dapat ditingkatkan jika fungsi otak kanan didayafungsikan melalui kegiatan-kegiatan spiritual seperti mewiridkan amalan amalan tertentu, baik sendirian maupun berjamaah, dan menghapal Al Quran.
Kenapa otak kiri (analisis) dan otak kanan (intuisi) perlu didayafungsikan? Diantaranya adalah dapat mempermudah dalam melaksanakan beberapa tugas secara bersamaan (multitasking). Misal, satu bagian otak berperan untuk berbicara sementara bagian yang lain berperan untuk mengenali benda benda di sekitarnya serta menambah keseimbangan.
Di samping itu, keuntungan dari dua bagian otak anugerah Allah Taala tersebut adalah dapat bermanfaat dalam pengembangan keterampilan kognitif, termasuk dalam meningkatkan kecerdasan (IQ), kefasihan berbicara, menyampaikan gagasan, dan melafalkan sesuatu dengan tepat dan akurat.
Dengan pertimbangan demikian, KHM Fuad Taufiq, Pengasuh Pesantren Tahfidz An-Nawawi, Nglaban Kidul, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, telah menyiapkan program program yang dibutuhkan oleh parasantri melalui visi-visi:
- Menjadikan nilai nilai Al Quran sebagai pedoman dan pandangan hidup, sikap dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari
- Memiliki pengetahuan ilmu Al Quran dan keterampilan menghapal Al Quran 30 Juz
- Memiliki motivasi tinggi dan daya saing kuat dalam memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi hingga sampai pada implementasinya di masyarakat
- Memiliki daya saing dalam kemandirian berprestasi
- Memiliki kualitas pengembangan keterampilan teknologi informasi
- Memiliki kemandirian, kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan, dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan masyarakat.
Sehingga akan tercapai tujuan tujuan diselenggarakannya program program dalam misi misi:
- Mengembangkan potensi kecerdasan intelektual, emosi, dan spiritual
- Mengembangkan bakat, minat, dan kreativitas
- Menggali dan memotivasi kompetensi parasantri di bidang Al Quran
- Menumbuhkan semangat hidup kekeluargaan
- Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif dan daya saing yang sehat kepada seluruh warga pesantren dalam berprestasi
- Menciptakan lingkungan pesantren yang sehat, bersih, dan indah.
- Meningkatkan kualitas praktek kinerja yang terstruktur dan terukur
- Meningkatkan kreativitas peserta didik melalui kegiatan esktra kurikuler
- Meningkatkan disiplin melalui pelaksanaan kebersamaan dalam kebhinekaan
Sebagai upaya aktualisasi dari visi dan misi Pesantren Tahfidz An-Nawawi tersebut, maka diperlukan perencanaan kegiatan kegiatan harian, bulanan, dan tahunan. Sehingga kedisiplinan dan ketekunan dalam menyelesaikan program program yang sudah disediakan akan menjadi bahan evaluasi guna kemajuan studi setiap santri.
Dalam setiap kegiatan harian Pesantren Tahfidz An-Nawawi, pengembangan dan perencanaan yang terukur akan menjadi kebiasaan sebagaimana berikut:
- Kewajiban sholat lima waktu secara berjamaah dan mewiridkan Al Quran ½ juz
- Khusus untuk sholat Ashar, membaca surat Al Waqiah, karena kegiatan TPQ dilaksanakan setelah sholat Ashar
- Untuk sholat Magrib, khatmil Quran (tiap hari) dibagi setiap santri 1 juz
- Setelah sholat Isya dilanjutkan pengajian Kitab Al Tibyan fi Adab Al Hamalat Al Quran
- Pada malam Selasa dan malam Jumat menggunakan kitab Lubab Al Hadits
- Untuk setoran Al Quran dilaksanakan setelah sholat Subuh, Bakda Ashar, setelah khatmil Quran dan pukul 22.00 wib.
Adapun kegiatan mingguan, setiap Kamis sore diadakan pelatihan tasmi’ kemudian dilanjutkan pembacaan Tahlil bersama, Sedangkan pada tiap malam Jumat, dilaksanakan kegiatan pengembangan bakat dan minat, seperti MHQ, khutbah Jumat, pidato bahasa daerah dan berbagai aktivitas keterampilan tambahan lainnya. Begitu pula, berbagai event yang bersifat tahunan, seperti Peringatan Hari Besar Islam dan Nasional.
Dari visi, misi, serta program program kegiatan tersebut diharapkan akan tercapai cita cita “Terbentuknya Santri yang Hafidz, Mandiri, dan Berkarakter”.















